Selasa, 09 Juni 2020

Minggu 3 Kelas Kupu-Kupu : Menyusun Langkah


Memasuki Minggu 3 sesi mentoring ini saya harus menuliskan rencana . Karena rencana, skala prioritas dan tujuan. Karena tujuan tanpa rencana tidak akan menjadi hal nyata, hanya sekedar harapan saja tanpa ada kenyataan.

RENCANA
1.       Tujuan : Konsisten membersamai anak dengan permainan edukatif
Langkah : Rutin posting di Instagram setiap kegiatan Ayu sebagai dokumentasi, penyemangat dan inspirasi untuk ibu lain
Deadline : Juni-Juli 2020
2.       Tujuan : Mempelajari metode Montessori sebagai penunjang membersamai anak
Langkah : Mencari ilmu, membuat DIY apparatus dan berusaha mempraktekkan
Deadline : Juni-Juni 2020
3.       Tujuan : Mandiri Finansial
Langkah : Memulai usaha menjual bawang goreng
Deadline : Juni 2020
4.       Tujuan : Mengembangkan usaha
Langkah : Menambah inovasi baru dan merambah ke usaha yg lain untuk crosselling
Deadline : Desember 2020

SKALA PRIORITAS
Setelah menentukan rencana kemudian berikut skala prioritas yg saya susun :
1.       Mempelajari metode Montessori
2.       Konsisten membersamai anak dengan kegiatan edukatif
3.       Mandiri Finansial
4.       Mengembangkan usaha

TUJUAN
Kemudian saya menentukan bidang yg ingin saya tekuni sampai cekatan yaitu mempelajari metode Montessori dan berikut adalah goals saya :
1.       1-2 bulan ke depan
Saya bisa menyusun lesson plan/kurikulum belajar untuk anak saya dengan menerapkan metode Montesori
2.       1-2 tahun ke depan
Anak saya terbiasa menerapkan prinsip Montessori dalam belajar calistung
3.       Finish
Prinsip Montessori diterapkan dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam hal belajar sehingga anak saya menjadi senang belajar tidak dengan terpaksa

Dan dalam sesi mentoring kemarin, PR untuk saya untuk Minggu depan adalah menyusun rencana belajar untuk 1 bulan ke depan dalam 1 tema yg kemudian turun menjadi beberapa sub tema yg mencakup semua area (bahasa, matematika, sensori, lifeskill dan kultural atau bisa dikembangkan juga ke area literasi, art &craft, sains dan music & movement)


Jumat, 15 Mei 2020

Minggu 2 Kelas Kupu-Kupu : Menyamakan Tujuan

Proses mentoring sudah dimulai. Jadwal saya sama seperti mingu lalu, setiap hari Kamis jam 20.00. Tibalah saatnya video call bersama mentor saya, mbak Rayi. Kami mengobrol banyak. Kembali menyamakan persepsi tentang filosofi montessori yg kemudian mbak Rayi menjelaskan prinsip-prinsipnya yang membuat saya manggut-manggut. Sangat menarik bagi saya. Mbak Rayi pun memberikan beberapa contoh kegiatan montessori yg bisa dilakukan di rumah dengan aparatusnya dan memberikan contoh alternatif kegiatan lain jika aparatus tidak tersedia. Kemudian saya menjelaskan tentang pencapaian anak saya yg sudah sejauh mana dan PR apa yg perlu saya lakukan selanjutnya. Setelah selesai sesi sharing kami pun menyamakan tujuan selama proses mentoring 8 pekan ini yaitu untuk menyusun kegiatan anak dengan memanfaatkan peralatan yg ada di rumah dengan menerapkan metode montessori. Alhamdulillah ilmu baru yg siap alan saya pelajari. Semoga semua berjalan dengan lancar. Aamiin.

Jumat, 08 Mei 2020

Minggu 1 Kelas Kupu-Kupu : Perkenalan Mentor-Mentee


Tahap telur, ulat dan kepompong sudah terlewati dan saatnya sekarang mulai memasuki tahap kupu-kupu yg ternyata selalu ada kejutan baru. Kali ini kami mencoba fitur mentorship yg ada pada Facebook Group. Di sini pertama-tama saya menentukan ilmu apa yg akan saya dalami dan kemudian mencari mentor sesuai bidang yg saya inginkan. Pada awalnya saya ingin mencari mentor di bidang bisnis atau food photography karena saya baru saja memulai usaha baru. Tapi kemudian saya pikir saya bisa berjalan sambil belajar sendiri sambil benar-benar meresapi  usaha yg baru saya jalankan ini. Hingga akhirnya saya memutuskan untuk mencari mentor dalam bidang Montessori. Kenapa? Karena saya tertarik dengan metode ini dalam membersamai anak saya yg berusia 4 tahun. Memang selama ini saya sudah melakukan banyak permainan edukatif bersama anak saya tapi hanya dengan pengetahuan terbatas dan berbagai sumber secara acak sesuai dengan alat dan bahan yg tersedia di rumah jadi kali ini saya ingin belajar dan mencari mentor untuk mendalami Montessori.

Bertemulah saya dengan mentor saya yaitu mbak Rayi, seorang ibu 2 anak yg dulu berkuliah PG PAUD, pernah bekerja menjadi guru PAUD dan saat ini sudah menyelesaikan diploma Mntessorinya. Jadi saya pikir mbak Rayi sudah sangat expert di bidang ini. Sebenarnya saya dan mbak Rayi sudah saling mengenal karena berasal dari satu regional, satu kelas saat belajar di kelas Bunda Sayang dan pernah juga satu kali bertemu. Jadi cukup mudah saya beradaptasi dan mengobrol bersama mbak Rayi ini. Tibalah saatnya berkenalan. Mbak Rayi ini membawahi 5 mentee yg salah satunya adalah saya. Kami pun berbagi jadwal perkenalan karena mentorship ini dilakukan one by one disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing mentee. Jadwal perknalan saya dan mbak Rayi berlangsung hari Kamis, 7 Mei 2020 jam 20.00. Obrolan kami berawal dari perkenalan, menyamakan persepsi sejauh  mana saya tahu tentang Motessori dan apa yg ingin saya capai dalam sesi mentorship yg akan berlagsung selama 8 pekan ini. Alhamdulillah diskusi kami sangat seru, saya menjadi tahu betapa pentingnya filosofi sebelum penarapan Montessori. Bagaimana contoh-contoh kegiatan dengan mtode Montessori untuk anak saya dan yg terakhir adalah PR untuk saya. Saya harus mempersiapkan lingkungan terlebih dahulu. Karena saya sadari memang rumah, mainan dan lingkungan kami belum mendukung untuk pembelajaran Montessori. Tapi InsyaAllah minggu ini akan saya maksimalkan dengan diawali untuk menata mainan. Semoga semua berjalan dengan lancar.

#jurnalkelaskupukupu
#tahapkupukupu
#buncek1
#institutibuprofesional

Selasa, 28 April 2020

Aliran Rasa Kelas Kepompong

Alhamdulillah selesai sudah tahap kepompong di kelas Bunda Cekatan Institut Ibu Profesional. Saya berhasil melewatinya dengan sangat memuaskan. Walaupun di pekan terakhir saya cukup terseok-seok karena keluarga saya terdampak covid19 dan saya harus berjualan brambang goreng. Tapi saya berusaha keras agar tetap menyelesaikan tantangan 30 hari ini berturut-turut. Dan sesuai dengan mind map saya "anak senang, ibu berkembang". Ya, anak saya sangat senang karena selalu ada permainan edukatif baru setiap hari. Di samping itu saya pun berkembang. Tapi memang sedikit meleset dari rencana. Awalnya saya rencanakan saya berkembang dengan mandiri finansial dengan bekerja, tapi karena adanya covid19 ini ternyata Allah menunjukkan jalan lain dalam menjemput rezeki dengan berjualan. Alhamdulillah semua ada hikmahnya dan terus saya syukuri. Dan sekarang saatnya bermetamorfosa. Saya siap menjadi kupu-kupu yg cantik



Jumat, 24 April 2020

Minggu 4 Kelas Kepompong : Puasa Sabar 2

Pekan terakhir puasa di kelas kepompong bunda cekatan Institut Ibu Profesional kali ini berlangsung selama 4 hari. Masih sama seperti pekan lalu, saya menentukan puasa malas lagi karena harus bergerak cepat dalam mengurus usaha yg baru saja saya rintis. Dan pekan inilah yg paling maksimal bagi saya. Disamping saya juga harus membantu ibu mengurus pajak yg karena efek covid19 ini membuat semua pelayanan menjadi online dan membingungkan bagi ibu saya. Saya berhasil mengalahkan rasa malas untuk belajar memahami alur mengurus pajak online di samping tetap fokus pada iklan, melayani reseller, packing dan COD. Selain sebagai istri saya juga tetap harus mengerjakan aneka pekerjaan domestik, mengurus suami, membersamai anak dengan permainan edukatif, dll. Walaupun sangat sibuk tapi saya bahagia. Saya merasa sudah menjadi cukup cekatan, saya mulai terbiasa memikirkan dan melakukan banyak hal dalam satu waktu.

Minggu, 19 April 2020 : Very good, karena hati minggu penjualan agak sepi jadi saya isi dengan menimbang dan packing agar ada stok yg ready 
Senin, 20 April 2020 : Excelent, COD terjauh, area potorono - piyungan mengalahkan rasa malas, lelah dan panas
Selasa, 21 April 2020 : Excelent, menciptakan varian rasa baru, yaitu teri pedas dan mengisi konten instagram @brambang.goreng.jogja 
Rabu, 22 April 2020 : Excelent, berhasil menjual 5,7 kg brambang goreng dalam sehari dan berkali-kali COD

Jumat, 17 April 2020

Minggu 3 Kelas Kepompong : Puasa Malas


Setelah 2 minggu berpuasa sabar maka minggu ini saya menentukan untuk berpuasa dari rasa malas. Rasa malas yg saya tekankan adalah malas karena tidak melakukan hal-hal yg produktif. Sesuai dengan  resolusi tahun 2020 saya yg ingin mandiri secara finansial, dan juga mind map saya selain cekatan membersamai anak saya juga ingin cekatan yg produktif untuk membantu  perekonomian  keluarga. Sebenarnya saya sudah diterima bekerja dan seharusnya mulai bekerja di tanggal 23 Maret lalu. Tapi karena adanya covid19 ini menjadikan waktu masuk  bekerja saya diundur untuk waktu yg belum ditentukan. Pada awalnya saya mengira bahwa keluarga saya tidak akan ikut terdampak. Tapi ternyata terdampak juga semenjak berlakunya PSBB di Jakarta yg membuat pabrik rak minimarket tutup sehigga tidak ada pengiriman rak dan tidak ada juga yg membeli software kasir pada suami saya. Sungguh teryata cukup berat hingga saya dan suami harus segera putar haluan. Saya pun dengan “the power of  kepepet” akhirnya mengalahkan segala rasa malas dan  takut demi memulai usaha berjualan brambang goreng. Hingga akhirnya saya tidak menyangka bisa bermauver secepat ini.

Berkaitan dengan puasa minggu ini, saya pun mentargetkan untuk membuat inovasi baik produk maupun pemasaran setiap harinya. Saya tidak boleh malas dan  tidak melakukan apapun. Berikut adalah badge pencapaian puasa :

Senin, 9 April 2020 : Need Improvement, karena saya masih maju mundur untuk memulai usaha
Selasa, 10 April 2020 : Very Good, karena saya mulai mencari-cari ide bisnis
Rabu, 11 April 2020 : Very Good, karena saya sudah menentukan ide bisnis da mencari supplier
Kamis, 12 April 2020 : Exelent, karena saya sudah menentukan supplier dan deal harga
Jumat, 13 April 2020 : Exelent, akhirnya barang dagangan datang
Sabtu, 14 April 2020 : Excelent, mulai mengemas dan memasarkan
Minggu, 15 April 2020 : Excelent, mulai foto produk dan inovasi produk


Selasa, 07 April 2020

Minggu 2 Kelas Kepompong : Puasa Sabar 2

Di minggu kedua ini saya sempat bingung untuk menentukan akan berpuasa apa. Akhirnya saya bertanya kepada suami apa yg harus saya puasakan minggu ini. Ternyata suami request agar saya puasa sabar lagi. Ya, berdasarkan keterangan dari orang terdekat ternyata saya masih harus banyak belajar sabar. Terutama dalam hal berkomunikasi dengan anak dan suami. Tapi memang benar adanya. Saya pun masih merasa belum puas dengan puasa sabar minggu lalu yg masih sering melampiaskan emosi negatif yg akhirnya berdampak pada rusaknya mood saya yg bisa mempengaruhi rasa malas dalam merencanakan kegiatan bermain Ayu. Tapi dengan puasa sabar di minggu kedua ini secara umum saya merasa sudah lebih baik daripada sebelumnya. Di sisi lain juga karena memang kami sudah melewati masa pindahan dan sudah mulai settle di tempat yg baru.  Berikut adalah badge pencapaian puasa :

Senin, 30 Maret 2020 : Satisfactory
Selasa, 31 Maret 2020 : Very Good
Rabu, 1 April 2020 : Very Good
Kamis, 2 April 2020 : Exelent
Jumat, 3 April 2020 : Exelent
Sabtu, 4 April 2020 : Very Good
Minggu, 5 April 2020 : Satisfactory

Wallpaper Unicorn Galaxy

  Wallpaper Unicorn Galaxy Wallpaper Unicorn Galaxy is for Unicorn’s lovers. So many cute, awsome and amazing wallpapers you can use, and ...