Sabtu, 14 Juli 2018

Hari 8 : Minum susu

"Mimik cucu", nduk Ayu saat merengek meminta susu. Setelah disapih nduk Ayu minum susu formula untuk mengejar ketertinggalan berat badannya. Karena dia termasuk anak yg mungil. Di usia 26 bulan ini berat badannya hanya 9 kg. Awalnya cukup sulit membuatnya mau minum susu. Tapi saat ini dia mulai mengerti bahwa susu itu enak. Dia mulai cukup sering meminta susu. Tapi terkadang dia hanya senang merengek meminta susu saja, ketika sudah saya buatkan dia sama sekali tidak mau meminumnya. Itulah yg membuat saya harus memberinya pengertian agar tidak ada lagi susu yg terbuang. Terkadang saat mengantuk dia menangis meminta susu, ketika sudah saya buatkan ternyata sudah tertidur pulas.

Baiklah, saya harus memberinya pengertian untuk menghabiskan susu yg sudah ada agar tidak mubadzir. Kali ini saya lihat sepertinya nduk Ayu akan tidur dan seperti biasa dia merengek meminta susu. Sebelum membuatkannya susu, saya menunggunya sampai tenang dan pelan-pelan saya jelaskan padanya, "Nduk kalau udah dibikinin susu harus dihabisin ya, kalau nggak nanti kebuang kan mubadzir, nggak boleh itu namanya menyia-nyiakan rezeki dari Allah". Dia pun mengangguk, duduk menunggu, kemudian meminum susu sampai habis. Setelah saya tinggal mengembalikan gelas ke dapur ternyata dia sudah tidur tengkurap di lantai. Alhamdulillah sepertinya dia mengerti maksud saya.

#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial



Selasa, 10 Juli 2018

Hari 7 : Sate.. sate..

Hari ini dengan tidak sengaja saya memperkenalkan konsep transaksi pada nduk Ayu dengan bermain peran. Nduk Ayu meletakkan bantal boneka ke atas kepalanya sambil berkata "Tate.. tate.."
Saya : "Nduk Ayu jual apa?"
Ayu : "Tate (sate)"
Saya : "Beli ya, harganya berapa?"
Ayu : "Atus (limaratus)"
Saya : "Ni uangnya. Udah jadi belum?"
Ayu : "Udah. Ni."
Saya : "Makasih ya."

Memperkenalkan konsep transaksi dengan bermain peran cukup mengasyikkan. Nduk Ayu terlihat senang sampai mengulanginya beberapa kali. Saya harap dia semakin paham bahwa untuk membeli sesuatu harus mengeluarkan uang. Selain itu pelajaran yg ingin saya sampaikan padanya adalah untuk tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada penjual ketika selesai bertransaksi.

#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial


Hari 6 : Jajan bakso tusuk

"Teet teet teet teet teet.." suara penjual bakso tusuk sudah terdengar dari jauh. Nduk Ayu di dalam rumah pun langsung menghampiri saya,
Ayu : "Mau. Ayu mau"
Saya : "Mau apa?"
Ayu : "Bakco ucuk" (Bakso tusuk)
Saya : "Ya, boleh. Yuk keluar, ini uangnya nanti dikasih ke yg jual ya"

Bakso tusuk pun sudah dibeli dan nduk Ayu memberikan uang kepada penjualnya. Kami kembali masuk ke dalam rumah sambil menunggu bakso tusuk yg masih panas, saya jelaskan sedikit tentang konsep transaksi. Bahwa jika membeli sesuatu nduk Ayu harus menukarnya dengan uang. Nduk Ayu mendapatkan bakso tusuk, dan uangnya diberikan kepada penjualnya.

#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial


Hari 5 : Celengan singa

Kami sering bermain di rumah beberapa hari ini. Karena teman bermain di luar biasanya mbak Dela, tapi sudah seminggu mbak Dela mudik ke rumah simbahnya. Sepertinya membuat nduk Ayu juga tidak begitu tertarik bermain di luar. Hanya terkadang meminta keluar pun sebatas bermain di depan rumah. Padahal biasanya bisa berlarian keliling kampung kalau bersama mbak Dela. Baiklah, tidak masalah, kali ini bermain di dalam rumah dulu.

Ketika saya sedang merekap pengeluaran hari ini, di dompet ada koin seribuan dan lima ratusan sisa kembalian. Saya memang mengalokasikan koin tersebut ke dalam celengan. Ini celengan kedua, berbentuk singa. Sebelumnya celengan ayam berisi koin seribuan dan limaratusan sudah penuh dan dibuka lumayan hampir empat ratus ribu. Sudah lama memang saya membiasakan nduk Ayu dengan celengannya, ketika saya selesai merekap memang tugas nduk Ayu memasukkan koin ke dalam celengan. "Ni nduk, singa nya dikasih maem ya, maemnya uang koin". Dia pun dengan senang hati memasukkan koin ke dalam celengan singanya. Tapi saya memang belum memberinya pengertian dan memang belum berencana untuk apa celengan ini nantinya. Setidaknya sedikit memperkenalkan tentang menabung dengan memasukkan koin ke dalam celengan.

#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial



Hari 4 : Berdoa untuk ayah

Hari full di rumah. Beristirahat karena nduk Ayu juga terlihat mulai tumbang sepertinya kelelahan bermain bersama mbak Arsy. Tapi tidak masalah, saya tidak lagi panik menghadapinya karena sudah beberapa kali saya berhasil mencegah sesak nafasnya kambuh. Apalagi saat ini hanya saya dan nduk Ayu di rumah karena mas Jo sedang melaksanakan tugas menjadi panitia pelatihan dari Dekopin dan harus menginap di hotel selama 4 hari. Kadang mungkin nduk Ayu merindukan ayahnya, saat sedang bermain sesekali dia melihat saya sambil berkata, "ayah joan". Saya pun menjawab, " Ayah kerja nduk, cari uang. Kan selain berdoa juga harus bekerja, berusaha mencari jalan rezeki dari Allah. Biar nanti ayah pulang bisa beli maem sama beli susu buat nduk Ayu. Kita doakan yuk, semoga Ayah mendapatkan rezeki yg berkah. Aamiin."

#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial



Hari 3 : Makan jagung rebus

Yey, alhamdulillah pagi ini saya ke warung dan ternyata ada jagung yg diinginkan nduk Ayu kemarin. Segera saya membelinya dan  merebusnya. Nduk Ayu terlihat senang saat ada sepiring jagung dihadapannya. Sambil memipil jagung saya pun menjelaskan pada nduk Ayu, " Ni jagungnya udah ada, kemarin nduk Ayu minta jagung kan, terus berdoa sama Allah kan, alhamdulillah dikabulkan sama Allah, sekarang nduk Ayu bisa makan jagung. Besok kalau pengen apa-apa lagi berdoa minta sama Allah ya." Dia pun hanya mengangguk sambil makan jagung dengan lahapnya.

#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial


Hari 2 : Rezeki dari Allah

Libur telah selesai. Hari ini agenda kami mengantarkan mbak Arsy yg akan pulang ke Serang. Saya, nduk Ayu dan Uti yg berangkat karena Mas Jo bekerja. Siang hari ketika menanti jemputan Uti, tiba-tiba nduk Ayu meminta jagung. Dia menatap saya sambil berkata, "maem adung (maem jagung)". Saya memang cukup sering memberinya jagung manis rebus untuk camilan. Tapi tergantung juga, kalau di warung tidak ada jagung atau saya lihat nduk Ayu mulai bosan saya tidak merebuskan jagung untuknya. Tapi kali ini tiba-tiba dia meminta dan kebetulan memang sudah beberapa hari di warung tidak ada jagung. Akhirnya saya menjawabnya dengan sedikit memberi pengertian bahwa rezeki dari Allah. "Minta sama Allah yuk nduk, Ayu kalau pengen apa-apa minta sama Allah ya, kalau sekarang Ayu pengen jagung berdoa ya, semoga nanti atau besok Ayu bisa maem jagung."

Dia menatap saya sedikit kebingungan. Ya baru pertama kali ini saya mencobanya, dan insyaAllah selanjutnya itulah jawaban saya ketika menghadapi nduk Ayu yg sedang meminta sesuatu. Semoga besok di warung ada jagung dan saya bisa merebuskan untuknya agar dia mengerti bahwa doanya dikabulkan oleh Allah.

#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial


Wallpaper Unicorn Galaxy

  Wallpaper Unicorn Galaxy Wallpaper Unicorn Galaxy is for Unicorn’s lovers. So many cute, awsome and amazing wallpapers you can use, and ...