Tiga minggu yg lalu kami bersilaturahmi ke rumah tante Santi, sahabat mas Jo yg seorang produsen busy book. Niat hati ingin ikut PO, tapi nduk Ayu malah diberi secara gratis. Alhamdulillah, semoga usaha tante Santi semakin lancar, aamiin. Yey.. saatnya bermain.
Setelah takziah ke tetangga, saya mengajak nduk Ayu bermain busy book, agar membuatnya sibuk dan tidak mengajak bermain keluar. Sudah beberapa kali mencoba, dan kali ini mecoba lagi. Nduk Ayu terlihat sangat fokus. Saya menemaninya bermain, lumayan untuk beristirahat di rumah karena di luar cukup panas jika harus mengejar nduk Ayu yg berlarian di jalan. Dia memainkan setiap halamannya, karena memang buku aktivitas ini sangat pas di usianya. Bagian yg paling disukainya adalah pada halaman membuka tutup resleting baju. Tibalah sampai di halaman terakhir bagian memetik apel. Saya mengamati nduk Ayu menata apel-apel yg dia petik di satu tempat sehingga tidak berantakan. Hal ini memudahkan untuk saya ketika mengajaknya membereskan, karena potongan apel ini cukup kecil hingga mudah terselip. Ternyata begitu juga dengan potongan-potongan yg lain. Nduk Ayu meletakkan nya menjadi satu dan tidak menghamburkannya. Alhamdulillah nduk Ayu anak yg cukup rapi.
#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad
Selasa, 22 Mei 2018
Senin, 21 Mei 2018
Hari 6 : Bermain air
Anak-anak + air = bahagia. Ya, itulah pemandangan yg kami lihat hampir setiap hari saat Rasya, tetangga depan rumah yg berusia 5 tahun dan teman-temannya bermain air dengan selang di kran depan rumahnya sampai basah kuyup. Mereka pun sampai berguling, berjongkok dan berbaris sambil menikmati semprotan air. Nduk Ayu yg setiap melihatnya selalu berkata "mas tata adi (mas Rasya mandi)" sambil menunjuk dari balik jendela. Saya pun penasaran untuk mengajaknya mencoba bermain air dengan selang. Hanya sekedar untuk membasahi halaman depan yg kering berdebu setelah berhari-hari tidak diguyur hujan dan tidak berniat untuk mengajaknya mandi hingga basah kuyup. Karena nduk Ayu masih terbiasa mandi dengan air hangat jadi saya masih belum berani jika pada akhirnya nanti dia malah flu.
Sambil mempersiapkan selang, saya pun menjelaskan beberapa peraturan pada nduk Ayu, yaitu agar mengarahkan selang ke bagian tanah yg kering dan untuk tidak membasahi baju. Dia pun menurut ketika saya menaikkan sedikit rok nya agar tidak basah, mengajaknya berjongkok, berdiri, bergeser ke tempat yg masih kering. Alhamdulillah nduk Ayu anak yg penurut bagi saya. Walaupun bermain air yg biasa dia lihat adalah berbasah-basah, tapi saya tidak mengajaknya seperti itu, dia pun tidak memintanya. Dia tetap menjaga agar bajunya tidak basah. Good job nduk Ayu, lain kali jika sudah besar dan terbiasa mandi air dingin, sesekali ibuk akan mengajakmu berbasah-basah seperti anak lain.
#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad
Sambil mempersiapkan selang, saya pun menjelaskan beberapa peraturan pada nduk Ayu, yaitu agar mengarahkan selang ke bagian tanah yg kering dan untuk tidak membasahi baju. Dia pun menurut ketika saya menaikkan sedikit rok nya agar tidak basah, mengajaknya berjongkok, berdiri, bergeser ke tempat yg masih kering. Alhamdulillah nduk Ayu anak yg penurut bagi saya. Walaupun bermain air yg biasa dia lihat adalah berbasah-basah, tapi saya tidak mengajaknya seperti itu, dia pun tidak memintanya. Dia tetap menjaga agar bajunya tidak basah. Good job nduk Ayu, lain kali jika sudah besar dan terbiasa mandi air dingin, sesekali ibuk akan mengajakmu berbasah-basah seperti anak lain.
#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad
Hari 5 : Menyayangi binatang dan tanaman
Pagi ini saya mengajak nduk Ayu bermain keluar. Seperti biasa, kami berjalan ke arah kebun milik tetangga yg memang luas dan sering digunakan anak-anak untuk bermain. Di tengah jalan perhatian nduk Ayu teralihkan oleh semak-semak di pinggir jalan dekat kolam dan langsung bersorak "bapak pucung". Di semak-semak itulah habitat para bapak pucung. Kami mencari bapak pucung, tapi hanya untuk dilihat. Karena saya mengantisipasi hal-hal yg tidak diinginkan terjadi. Ya, seperti teman-teman nduk Ayu yg lain ketika mencari bapak pucung, ketemu, diambil kemudian "dipithes" dan mati. Anak-anak memang belum mengerti. Tapi saya tetap mengusahakan agar nduk Ayu menyayangi binatang. Dan ternyata nduk Ayu juga paham. Ketika melihat bapak pucung, dia pun hanya bersorak "yeee.. bapak pucung" dan sudah puas hanya dengan melihatnya tanpa mengambil.
Kemudian di antara semak-semak ada tanaman putri malu. Saya pun mengajak nduk Ayu menyentuh daunnya dan mengamati apa yg terjadi. Awalnya dia terlihat bingung pada daun yg menguncup jika disentuh, tapi kemudian dia terlihat senang dan meminta untuk memetiknya. Tapi saya pun menjelaskan agar tidak memetik tanaman sembarang. Dia pun langsung menurut. Saya melihat nduk Ayu penyayang binatang dan tanaman, hanya dengan memberitahunya sekali dia pun mengerti dan tidak memaksa untuk mengambil bapak pucung ataupun memetik putri malu. Setelah bosan akhirnya kami pun melanjutkan perjalanan dan menemani nduk Ayu bermain di kebun.
#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad
Kemudian di antara semak-semak ada tanaman putri malu. Saya pun mengajak nduk Ayu menyentuh daunnya dan mengamati apa yg terjadi. Awalnya dia terlihat bingung pada daun yg menguncup jika disentuh, tapi kemudian dia terlihat senang dan meminta untuk memetiknya. Tapi saya pun menjelaskan agar tidak memetik tanaman sembarang. Dia pun langsung menurut. Saya melihat nduk Ayu penyayang binatang dan tanaman, hanya dengan memberitahunya sekali dia pun mengerti dan tidak memaksa untuk mengambil bapak pucung ataupun memetik putri malu. Setelah bosan akhirnya kami pun melanjutkan perjalanan dan menemani nduk Ayu bermain di kebun.
#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad
Sabtu, 19 Mei 2018
Hari 4 : Memberi makan ikan
Nduk Ayu punya ikan baru. Ya, sebagai apresiasi karena nduk Ayu sudah berhasil disapih. Sejak awal sounding saat nanti umur 2 sudah tidak boleh nenen, saya pun bertanya padanya apa yg dia inginkan nanti saat umur 2. Ternyata nduk Ayu menjawab, "liat itan (ikan)". Saya rasa hal ini bisa sedikit menghiburnya agar tidak terlalu merasa kehilangan saat disapih, karena ada hal yg ditunggunya juga, yaitu melihat ikan. Saya pun berdiskusi dengan mas Jo akan mengajak nduk Ayu melihat ikan kapan dan dimana. Tapi sepertinya waktu dan kondisi belum memungkinkan, daripada tidak terlaksana akhirnya saya memutuskan membeli ikan hias dan nduk Ayu pun bebas melihat ikan kapanpun di rumah. Saya melibatkannya dalam semua aktivitas yg berhubungan dengan ikan ini. Mulai saat membeli ikan mengganti air, memberi makan. Dia terlihat sangat antusias. Terutama saat memberi makan ikan, dia asyik mengamati ikan-ikan yg berenang ke permukaan untuk mengambil makanannya, dia pun tertawa. Saya mengamati memang nduk Ayu senang berbagi termasuk dengan hewan. Begitu juga saat ada nasi sisa, saya sering mengajaknya memberi makan ayam-ayam liar di bawah pohon bambu samping rumah. Dia terlihat senang dan sibuk mengamati ayam-ayam yg berkerumun. Dan untuk kucing, saya memang belum bisa memelihara kucing, tapi ada kucing liar yg selalu standby di depan pintu karena selalu kami beri makan sisa tulang. Dan sepertinya si kucing juga sudah tahu batasannya, dia tidak pernah mencuri makanan, bahkan untuk masuk rumah pun si kucing tidak mau. Saya dan mas Jo mengajarkan nduk Ayu berbagi dengan hewan walaupun kami tidak memeliharanya. Saat nduk Ayu sedang makan roti pun tidak lupa dia mencuilkan sedikit untuk kucing di depan pintu.
Hal lucu yg terjadi adalah ketika mas Jo yg mengajak nduk Ayu memberi makan ikan. Mas Jo membuka tutup botol makanan ikan, memberikan botolnya sambil berkata, "nduk kasih makan ikan yuk, ini dipegang dulu ya" sambil mas Jo menaruh tutup botol. Satu detik kemudian yg terjadi adalah, nduk Ayu menuang hampir seluruh isi botolnya. Mas Jo pun terbelalak tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Ya, mas Jo lengah, hanya ditinggal melengos saja nduk Ayu dengan refleks bisa menghabiskan hampir seluruh makanan ikan. Setelah itu kami pun memberinya pengertian bahwa sesuatu yg berlebihan itu tidak baik, termasuk memberi makan ikan.
#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad
Hal lucu yg terjadi adalah ketika mas Jo yg mengajak nduk Ayu memberi makan ikan. Mas Jo membuka tutup botol makanan ikan, memberikan botolnya sambil berkata, "nduk kasih makan ikan yuk, ini dipegang dulu ya" sambil mas Jo menaruh tutup botol. Satu detik kemudian yg terjadi adalah, nduk Ayu menuang hampir seluruh isi botolnya. Mas Jo pun terbelalak tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Ya, mas Jo lengah, hanya ditinggal melengos saja nduk Ayu dengan refleks bisa menghabiskan hampir seluruh makanan ikan. Setelah itu kami pun memberinya pengertian bahwa sesuatu yg berlebihan itu tidak baik, termasuk memberi makan ikan.
#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad
Jumat, 18 Mei 2018
Hari 3 : Makan buah bersama
Walaupun sedang berpuasa, asupan gizi tetap harus terpenuhi. Salah satunya dengan tidak lupa memakan buah. Ya, kami makan buah bersama-sama setelah berbuka puasa. Kali ini saya mengupas dan memotong pepaya. Nduk Ayu terlihat antusias melihat apa yg saya kerjakan. Setelah selesai kami pun makan pepaya bersama-sama. Saya membiarkan nduk Ayu makan sendiri dengan garpunya. Dalam aktivitas ini saya mengamati kelebihan nduk Ayu adalah suka berbagi. Dia menyuapi saya dan mas Jo secara bergantian. Dan setelah berhasil menyuapi kami, selalu saya dan mas Jo mengucapkan terimakasih dan disambut sorak sorai bahagianya. Begitulah juga yg terjadi di siang hari saat saya sedang berpuasa, nduk Ayu selalu ingin menyuapi saya saat dia sedang makan. Tak jarang dia marah karena saya tidak mau membuka mulut, bahkan sampai berusaha membuka mulut saya dengan tangannya. Baiklah, ini namanya bukan suka berbagi tapi sedikit pemaksaan, pelan-pelan saya soundingkan bahwa saya sedang berpuasa dan sepertinya dia tetap belum mengerti, tapi tidak masalah, nanti juga dia akan paham.
Acara memakan buah selesai, sepiring pepaya pun habis dan tinggallah piring kosong. Tanpa disuruh, nduk Ayu segera berdiri dan membawa piring itu ke meja yg berada di dapur. Ya, lagi-lagi saya mengamati nduk Ayu anak yg disiplin dan rapi. Setelah selesai mengembalikan piring saya pun bertepuk tangan sambil mengajaknya toss sebagai apresiasi. Nduk Ayu pun terlihat bahagia dan berbinar.
#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad
Acara memakan buah selesai, sepiring pepaya pun habis dan tinggallah piring kosong. Tanpa disuruh, nduk Ayu segera berdiri dan membawa piring itu ke meja yg berada di dapur. Ya, lagi-lagi saya mengamati nduk Ayu anak yg disiplin dan rapi. Setelah selesai mengembalikan piring saya pun bertepuk tangan sambil mengajaknya toss sebagai apresiasi. Nduk Ayu pun terlihat bahagia dan berbinar.
#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad
Hari 2 : Menata crayon
Seperti biasa, setelah mandi dan sarapan saya selalu mengajaknya bermain keluar bersama teman-temannya. Karena terlalu senang bermain di luar biasanya dia baru mau pulang siang hari saat jam makan siang, itupun selalu dengan tangisan. Yg nduk Ayu lakukan di luar adalah berjalan dan berlari kesana kemari, bahkan sampai melewati 2 RT. Saya yg mengikutinya pun cukup kewalahan apalagi saat memasuki jam 11 siang, sungguh godaan untuk menggendong dan memaksanya pulang. Saya pun tidak habis pikir, dengan badan yg kecil dia cukup kuat berjalan walaupun keringatnya menetes sampai sebesar jagung. Apalagi setelah disapih ini, dia seperti tidak punya alasan untuk pulang, karena biasanya dia meminta pulang untuk nenen, sekarang sudah tidak lagi. Tenaganya pun seperti tidak ada habisnya, dan selalu berakhir dengan tantrum ketika saya mengajaknya untuk pulang makan siang.
Di bulan puasa ini, demi menjaga kewarasan dan mengantisipasi agar saya tidak pingsan, saya pun memutar otak untuk memberinya aktivitas di dalam rumah. Ya setidaknya agar siang hari dia tetap mau di dalam rumah. Akhirnya saya pun mengajaknya mewarnai dengan crayon. Dia terlihat senang. Tapi ketika sudah bosan mencorat-coret, dia memainkan batang-batang crayon, menatanya satu per satu di tempatnya. Ya, saya mengamati sebelum dia mengambil crayon yg lain, dia mengembalikan crayon sebelumnya ke tempat adalnya sehingga terlihat rapi. Tidak ada crayon yg berhamburan keluar. Saya melihat ekspresinya yg cukup puas melihat crayon yg berjajar rapi pada tempatnya sambil bertepuk tangan dan bersorak. Sebagai apresiasi saya pun mengajaknya toss. Ya, menurut saya, nduk Ayu adalah anak yg suka dengan kerapian.
#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad
Di bulan puasa ini, demi menjaga kewarasan dan mengantisipasi agar saya tidak pingsan, saya pun memutar otak untuk memberinya aktivitas di dalam rumah. Ya setidaknya agar siang hari dia tetap mau di dalam rumah. Akhirnya saya pun mengajaknya mewarnai dengan crayon. Dia terlihat senang. Tapi ketika sudah bosan mencorat-coret, dia memainkan batang-batang crayon, menatanya satu per satu di tempatnya. Ya, saya mengamati sebelum dia mengambil crayon yg lain, dia mengembalikan crayon sebelumnya ke tempat adalnya sehingga terlihat rapi. Tidak ada crayon yg berhamburan keluar. Saya melihat ekspresinya yg cukup puas melihat crayon yg berjajar rapi pada tempatnya sambil bertepuk tangan dan bersorak. Sebagai apresiasi saya pun mengajaknya toss. Ya, menurut saya, nduk Ayu adalah anak yg suka dengan kerapian.
#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad
Kamis, 17 Mei 2018
Hari 1 : Disiplin bersih dan rapi
Semua anak adalah bintang. Fokus pada kelebihan anak. PR besar bagi saya untuk bisa menemukan nyala cahayanya. Di usia 2 tahun nduk Ayu ini perkembangan motoriknya sudah normal sesuai usianya, bicara pun sudah lancar dan selalu ada kosa kata baru setiap harinya. Walaupun ada satu sisi yg saya lihat dia selalu butuh waktu untuk beradaptasi di lingkungan yg baru. Tapi tidak masalah, saya akan terus memberinya waktu agar tetap merasa dalam kondisi nyaman dan semoga seiring berjalannya waktu dia bisa lebih berani. Hari ini nduk Ayu masih cukup sering tantrum efek penyapihan, terutama saat akan tidur. Sebenarnya proses menyapih ini tidak membutuhkan waktu lama, hanya dengan sounding terus menerus sejak usia 1,5 tahun, dalam 3 hari pun dia sudah tidak ingat nenen. Hanya saja sepertinya dia masih belum mengerti caranya tidur, yg biasanya hanya bisa tertidur dengan nenen. Alhasil jam tidurnya pun menjadi berantakan, saya dan mas Jo harus bergantian untuk menemaninya demi menjaga kewarasan kami. Tapi tidak masalah, saya yakin badai pasti berlalu dan dia akan segera bisa mandiri.
Pagi ini ketika saya bangun tidur setelah begadang, saya mendapati nduk Ayu sedang bermain gelembung bersama mas Jo. Mereka terlihat bahagia, saya pun mendekat dan langsung ikut bermain. Ya, kami bermain di dalam rumah dan tentu saja banyak tetesan air di lantai. Saya langsung mengamati apa yg akan dilakukan oleh nduk Ayu. Ternyata dia langsung mengambil kotak tisu dan segera mengelap lantai. Kemudian saya meminta tolong padanya untuk membuang tisu ke tempat sampah yg berada di dapur, sudah biasa dan dia pun bersemangat melakukannya. Setelah selesai saya ucapkan terimakasih sambil mengajaknya toss, dia pun menyambut toss dengan kedua tangan sambil tertawa bahagia, ya itulah momen yg dia tunggu setelah berhasil membuang sampah. Di sini saya melihat nduk Ayu adalah anak yg disiplin, terutama dalam hal kebersihan dan kerapian. Walaupun masih sering juga saya melihatnya merobek tisu atau membuang sampah sembarangan, saya tidak berharap banyak dengan bersih dan rapi yg dilakukan anak usia 2 tahun. Bagi saya yg nduk Ayu lakukan sudah sangat luar biasa.
#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad
Pagi ini ketika saya bangun tidur setelah begadang, saya mendapati nduk Ayu sedang bermain gelembung bersama mas Jo. Mereka terlihat bahagia, saya pun mendekat dan langsung ikut bermain. Ya, kami bermain di dalam rumah dan tentu saja banyak tetesan air di lantai. Saya langsung mengamati apa yg akan dilakukan oleh nduk Ayu. Ternyata dia langsung mengambil kotak tisu dan segera mengelap lantai. Kemudian saya meminta tolong padanya untuk membuang tisu ke tempat sampah yg berada di dapur, sudah biasa dan dia pun bersemangat melakukannya. Setelah selesai saya ucapkan terimakasih sambil mengajaknya toss, dia pun menyambut toss dengan kedua tangan sambil tertawa bahagia, ya itulah momen yg dia tunggu setelah berhasil membuang sampah. Di sini saya melihat nduk Ayu adalah anak yg disiplin, terutama dalam hal kebersihan dan kerapian. Walaupun masih sering juga saya melihatnya merobek tisu atau membuang sampah sembarangan, saya tidak berharap banyak dengan bersih dan rapi yg dilakukan anak usia 2 tahun. Bagi saya yg nduk Ayu lakukan sudah sangat luar biasa.
#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad
Langganan:
Postingan (Atom)
Wallpaper Unicorn Galaxy
Wallpaper Unicorn Galaxy Wallpaper Unicorn Galaxy is for Unicorn’s lovers. So many cute, awsome and amazing wallpapers you can use, and ...
-
Melejitkan kecerdasan emosi dan spiritual, tantangan yg cukup menantang. Dengan family project kami mengutip dari buku Rumah Main Anak yaitu...
-
"RIRIN DWI JAYANTI, anda adalah orang yang suka dengan angka dan data, anda kurang yakin akan sesuatu yang sifatnya intuitif kecuali ka...
-
Hari Minggu jadwal kami ke rumah Uti, setelah 2 minggu tidak kesana. Hari ini agenda saya adalah mengajak nduk Ayu menyusun puzzle. Sebelum ...





















