Kamis, 07 Desember 2017

Hari 8 : Agar terbiasa pipis di kamar mandi

Ada kemajuan. Hari ini saat mandi pagi nduk Ayu yg sedang asyik bermain air dengan pesawat-pesawatannya tiba-tiba pipis tanpa saya minta. Rasanya senang sekali dan saya pun mengajaknya "toss". Ya bisa jadi nduk Ayu memang sudah ingin pipis dari tadi dan kebetulan juga alhamdulillah kali ini pipisnya pas di kamar mandi. Tapi setidaknya awal yg bagus agar dia terbiasa pipis di kamar mandi dan saya pun mengajaknya "toss" sambil mengatakan "Nah gitu dong, nduk Ayu kalo pipis di kamar mandi kayak gini ya, oke sip". Ya agar nduk Ayu tahu bahwa yg dilakukannya sudah benar.

Hari ini cuaca pun masih seperti kemarin, tapi saya sedari pagi selalu memberinya air putih yg banyak, karena kebetulan pedagang jus yg biasanya tidak lewat. Alhasil nduk Ayu menghabiskan air putih cukup banyak. Dan benar saja siang harinya saat nduk Ayu bermain, dia pun mengompol 2 kali di lantai. Oke tidak masalah, besok kita coba lagi ya nduk Ayu.

#Hari8
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian




Rabu, 06 Desember 2017

Hari 7 : Harus minum yang banyak

Cuaca hari ini masih sepanas kemarin. Dan seperti kemarin juga nduk Ayu tidak pipis sedari pagi. Saya memang tidak mengajaknya ke kamar mandi pagi hari, ya saya pikir siang saja begitu dia bangun tidur. Benar juga nduk Ayu tidur jam 9 pagi sampai terbangun jam 12 siang. Saya menunggu nduk Ayu bermain sebentar hingga dia benar-benar ingin pipis. Tapi ternyata dia sudah mengompol di lantai jam 1 siang saat sedang bermain. Saya sedikit khawatir seperti kemarin karena hanya pipis sekali dalam sehari. Karena memang keringatnya juga banyak sekali dan bercucuran. Saya pun memberinya banyak minum air putih dan beberapa jus. Pagi hari setelah sarapan saya memberinya jus sirsak dan siang hari saat bermain saya beri jus jambu dan buah naga. Nduk ayu pun lahap meminumnya sampai habis setengah gelas masing-masing jus. Dan akhirnya mengompol lagi jam 2 siang. Baiklah berarti dia memang sedang membutuhkan cairan lebih banyak di cuaca yg sepanas ini. Tidak masalah saya belum berhasil mengajaknya untuk pipis di kamar mandi lagi. Besok saya akan memberinya air minum yg lebih banyak lagi dan kembali mengajaknya pipis di kamar mandi.

#Hari7
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian



Selasa, 05 Desember 2017

Hari 6 : Pipis satu kali sehari

Nduk Ayu bangun jam 4 pagi. Saya pikir dia juga akan tidur cepat. Dan benar juga jam 8 pagi dia sudah tertidur. Sebelum tidur saya mengajaknya ke kamar mandi saya tunggu beberapa menit ternyata belum juga mau pipis. Akhirnya nenen sebentar dan tidur. Setelah 2 jam dia pun terbangun dan saya mengajaknya ke kamar mandi. Saya yakin bahwa dia sudah ingin pipis karena sudah beberapa jam tidak pipis. Tapi saya menunggu sekitar 10 menit, dia tetap asyik bermain air dan belum mau pipis. Baiklah saya menyerah karena sudah tidak kuat menemaninya sambil berjongkok. Akhirnya kami lanjut bermain. Baru jam 12 siang dia mengompol ketika bermain di teras rumah tetangga. Padahal sebelumnya saya sudah mengajaknya ke kamar mandi lagi. Oke tidak masalah, kami masih akan tetap mencobanya.

Setelah makan siang ternyata nduk Ayu mengantuk lagi, sebelum tidur saya mengajaknya ke kamar mandi, masih gagal. Setelah 2 jam dan terbangun saya mengajaknya ke kamar mandi dan masih gagal juga. Sampai akhirnya mandi sore dia tidak juga pipis lagi. Ya, dalam sehari dari pagi sampai sore dia hanya pipis satu kali. Saya sempat curiga dan khawatir, padahal minum air putih juga seperti biasa. Tapi memang hari ini cuaca cukup panas dan membuatnya berkeringat jauh lebih banyak dari biasanya. Ternyata karena faktor cuaca yg membuat frekuensi pipisnya berkurang dan percobaan toilet trainning hari ini berkali-kali belum berhasil juga. Di samping itu juga ternyata ada efek lain yg timbul, yaitu biang keringat yg mulai bermunculan di leher, dada dan kepala. Baiklah, saya tidak menyerah. Semoga cuaca besok tidak sepanas hari ini.

#Hari6
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian


Senin, 04 Desember 2017

Hari 5 : Berhasil walaupun baru sekali

Hari Senin jadwalnya saya senam. Sudah seminggu kemarin saya libur senam karena cuaca buruk. Dan sesuai kesepakatan saya dan mas Jo, selama saya tinggal senam nduk Ayu bersama mas Jo tetap tanpa diapers. Sempat saya meyakinkan mas Jo dan saya membekalinya dengan perlengkapan untuk membersihkan ompol nduk Ayu. Saya pun berangkat senam.

Sepulang dari senam saya melihat celana nduk Ayu belum ganti, berarti sedari tadi sebelum mandi, setelah mandi hingga saya selesai senam dia belum pipis. Seketika saya menuntunnya ke kamar mandi tapi ternyata dia tidak mau, dan malah mengajak saya ke kamar untuk nenen. Baiklah, saya pikir nduk Ayu benar-benar ingin nenen setelah saya tinggal senam. Setelah selesai nenen saya pun segera mengajaknya ke kamar mandi. Saya menunggu beberapa menit dan akhirnya tuuurrr.. Alhamdulillah berhasil nduk Ayu pun pipis di kamar mandi. Kemudian kami pun lanjut bermain dan nduk Ayu menghabiskan segelas jus jambu. Baru saja saya akan mengajaknya ke kamar mandi tapi ternyata dia sudah mengompol di dekat keranjang mainan. Tak berapa lama saat saya tidak memperhatikan ternyata dia sudah pup di lantai. Oke tak masalah. Setidaknya hari ini nduk Ayu berhasil pipis di kamar mandi walaupun baru satu kali. Besok kami akan mencobanya lagi. Pelajaran untuk saya agar besok lebih memperhatikan pipis dan pup nduk Ayu.

#Hari5
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Minggu, 03 Desember 2017

Hari 4 : Ternyata Uti belum siap

Hari Minggu, seperti biasa agenda setiap hari Minggu adalah ke rumah Uti. Karena Uti libur bekerja maka setiap hari Minggu kami ke rumah Uti. Pagi hari setelah mandi nduk Ayu tidak saya pakaikan diaper, tidak lupa juga saya soundingkan berkali-kali untuk pipis di kamar mandi. Tapi ternyata nduk Ayu tidur cepat, jam 7.30 dia sudah tertidur dan kami ke rumah Uti menunggunya bangun. Setelah 2 jam, dia terbangun saya mengajaknya ke kamar mandi. Setelah beberapa menit saya menunggu ternyata dia tidak mau pipis. Baiklah, akhirnya masih belum berhasil dan kami keluar kamar mandi. Sembari saya bersiap-siap saya menduga bahwa sebentar lagi nduk Ayu pasti mengompol, karena sejak pagi sebelum mandi hingga tidur dan juga hingga bangun tidur dia belum pipis. Dan benar saja, tuuurrr... Nduk Ayu mengompol. Oke tak masalah, saya mengganti celananya dan kami berangkt ke rumah Uti.

Sesampainya di rumah Uti dan nduk Ayu bermain sebentar, dia pun meminta nenen. Karena saya lupa membawa perlak, saya memberi alas sarung di atas kasur, saya pikir jika dia mengompol akan terserap kain sarung terlebih dulu dan tidak langsung mengenai sprei dan kasur. Tidak berapa lama Uti datang dan bertanya mengapa saya memberi alas sarung di bawah nduk Ayu, dan saya pun menjelaskan bahwa kami sedang belajar untuk tidak memakai diapers. Tapi ternyata Uti belum siap. "Lha nanti kalau ngompol di kasur gimana? Kasurnya berat, Uti nggak kuat njemur sendirian", kata Uti sambil menyodoriku sebuah diapers. Saya masih mencoba menjelaskan, tapi Uti tetap tidak bisa menerima jika akhirnya nduk Ayu mengompol di kasur Uti. Baiklah, saya pun tidak mau berdebat akhirnya saya menyerah, saya memakaikan nduk Ayu diapers lagi. Sampai sore hari karena kami baru pulang ke rumah kontrakan sore hari. Ternyata toilet trainning memang perlu dukungan dari lingkungan. Kalau mas Jo saja memang sudah saya jelaskan dari awal dan insyaAllah mas Jo siap, mendukung dan mau bekerjasama. Jadi walaupun sedang saya tinggal berdua nduk Ayu dan mas Jo, mas Jo pun tidak akan memakaikan diapers. Tapi ternyata Uti belum siap. Baiklah tidak masalah, toh kami ke rumah Uti hanya seminggu sekali dan mungkin minggu depan saya tidak boleh lupa membawa perlak. Dan semoga saja Uti segera siap, mendukung dan ikut bekerjasama dalam proses toilet trainning nduk Ayu.

#Hari4
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Sabtu, 02 Desember 2017

Hari 3 : Mengompol tiga kali sehari

Setelah mandi pagi, nduk Ayu tidak saya pakaikan diapers. Berkali-kali juga saya soundingkan untuk pipis di kamar mandi. Dia pun sudah mulai bisa menirukan ucapan kata "pipis". Tidak lama setelah bermain kemudian dia tertidur tanpa diapers tetapi saya beri alas perlak di atas kasur, mengingat kasur kami yg beratnya bukan main dan perlu berpikir ulang jika harus menjemurnya setelah terkena pipis. Selang satu setengah jam, nduk Ayu sedikit terbangun dan saya buru-buru menyusuinya agar tetap melanjutkan tidurnya. Dan ternyata saya pun ikut tertidur karena cuaca dingin. Kemudian ketika saya terbangun saya mendapati celana saya basah. Ya, nduk Ayu mengompol. Saya memegang celananya juga basah, tapi saya mencurigai dia juga pup. Dan ternyata benar, selain pipis dia juga pup. Segera saya mengajaknya ke kamar mandi untuk dibersihkan. Kemudian saya pun melanjutkan aktifitas menemaninya bermain. Siang hari ketika saya di dapur untuk menyiapkan makan siangnya tiba-tiba dia menyusul dan "tuuurrrr", nduk Ayu mengompol di dapur. Oke tidak masalah, segera saya bersihkan.

Tak lama kemudian Della, anak tetangga saya yg juga teman bermain nduk Ayu datang dan mereka bermain bersama. Di tengah bermain "tuuurrr", ya dia mengompol lagi. Oke tidak masalah, segera saya bersihkan. Siang menjelang sore, saat Della sudah pulang, tiba-tiba nduk Ayu berjalan menuju kamar mandi, saya pun segera menyusulnya sambil bertanya, "nduk Ayu mau pipis di kamar mandi ya?". Kemudian saya membimbingnya masuk dan melepas celananya. Berkali-kali saya ucapkan "nduk Ayu pipis ya, tuuurrr". Saya tunggu beberapa menit api ternyata dia malah asyik bermain air dan pesawat-pesawatan mainannya saat mandi. Saya pun menyerah, "Yaudah nggak apa-apa kalo belum mau pipis, sekarang keluar yuk, pakai celananya, mainnya di depan lagi ya". Setelah mandi sore saya pakaikan diapers lagi, karena kami akan pergi ke penjahit untuk mengukur baju. Oke hari ini belum berhasil, nduk Ayu mengompol tiga kali dalam sehari. Tidak masalah, besok kita coba lagi ya nduk Ayu.

#Hari3
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Jumat, 01 Desember 2017

Hari 2 : Kamar mandi rumah Uti yang asing

Hari kedua tantangan toilet trainning, tapi saya terpaksa memakaikan nduk Ayu diapers setelah mandi pagi. Ya, karena kami akan pergi membeli kain untuk pernikahan salah seorang sahabat. Dan rasanya saya belum siap jika akhirnya nduk Ayu mengompol di toko kain. Saya pikir nanti begitu pulang ke rumah Uti diapers akan saya lepas. Siang hari sesampainya di rumah Uti, nduk Ayu bermain sebentar kemudian saya melepas diapersnya. Tak berapa lama dia pun tertidur.

Setelah 2 jam dan dia terbangun kemudian saya mengajaknya ke kamar mandi. Saya tidak menggandengnya tapi saya menggendongnya ke kamar mandi karena jarak antara kamar ke kamar mandi cukup jauh dan melewati sumur yg cukup licin. Saya pun mencoba mengkomunikasikan pada nduk Ayu dengan mengatakan, "Nduk Ayu nanti kalau pipis di kamar man..." Dan nduk Ayu pun menjawab, "...di". Tetapi ketika sampai di kamar mandi, nduk Ayu menangis dan tidak mau turun dari gendongan, ya mungkin karena merasa asing dengan kamar mandi rumah Uti. Akhirnya saya mengajaknya keluar, memakaikan celana kembali dan nduk Ayu kembali bermain tanpa diapers. Sore hari saya mendapat kabar dari mas Jo bahwa rumah kontrakan sudah selesai diperbaiki, saya pun berkemas-kemas dan mengajak nduk Ayu pulang. Setelah berpamitan dengan Uti kami pun pulang. Ya toilet trainning hari ini belum berhasil. Kita coba lagi besok ya nduk, semoga ada kemajuan. Semangat...

#Hari2
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Wallpaper Unicorn Galaxy

  Wallpaper Unicorn Galaxy Wallpaper Unicorn Galaxy is for Unicorn’s lovers. So many cute, awsome and amazing wallpapers you can use, and ...