"Itut (ikut)", kata nduk Ayu sambil membuntuti saya setiap pagi saat saya mulai memakai jilbab akan pergi ke warung untuk membeli sayuran. "Yaudah yuk boleh ikut tapi nggak jajan ya, kan mau sarapan dimasakin ibuk", dan dia hanya mengangguk. Saya memang tidak ingin membiasakannya jajan di pagi hari, karena jika dia sudah kenyang makan jajanan dan tidak mau sarapan. Tapi karena setiap pagi dia ikut saya ke warung yg tentu saja banyak jajanan, maka saya harus selalu men-soundingkan padanya untuk tidak jajan.
Pernah suatu kali dia melihat anak lain yg juga ikut ibunya berbelanja di warung meminta jajan, nduk Ayu pun langsung merengek meminta jajan yg sama. Saya tidak punya alasan untuk menolak, karena yg dia minta hanya 1 buah seharga 500 rupiah. Tapi sebelum saya memberikannya saya tetap memberinya pengertian untuk memakan jajan yg dia minta agar tidak mubadzir. Setelah dia mengiyakan, saya pun memberikannya dan dia terlihat senang.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Sabtu, 14 Juli 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Wallpaper Unicorn Galaxy
Wallpaper Unicorn Galaxy Wallpaper Unicorn Galaxy is for Unicorn’s lovers. So many cute, awsome and amazing wallpapers you can use, and ...
-
Melejitkan kecerdasan emosi dan spiritual, tantangan yg cukup menantang. Dengan family project kami mengutip dari buku Rumah Main Anak yaitu...
-
"RIRIN DWI JAYANTI, anda adalah orang yang suka dengan angka dan data, anda kurang yakin akan sesuatu yang sifatnya intuitif kecuali ka...
-
Hari ini kami pergi untuk membeli poster abjad, tapi saya tergoda untuk membeli majalah bobo sebagai bahan bacaan nduk Ayu. Sesampainya di r...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar