Selasa, 29 Mei 2018

Hari 13 : Tempat minum

Hari ini saya, nduk Ayu dan tante Mindy berencana pergi keluar. Rencana kami akan ke toko perabot untuk membeli tempat minum nduk Ayu. Sebenarnya nduk Ayu mempunyai beberapa tempat minum, ada yg bocor tutupnya, ada yg pecah karena jatuh. Saya sengaja ingin membeli tempat minum yg sama. Karena nduk Ayu pernah saya beri tempat minum dengan bentuk yg berbeda tapi akhirnya dia tidak mau minum dan memilih tempat minum sebelumnya yg sudah rusak. Ya sudah, daripada dia tidak mau minum dan saya khawatir dia malah dehidrasi akhirnya hari ini kami berusaha mencari tempat minum yg sama persis dengan miliknya sebelumnya. Dan karena di toko pertama tidak ada, kami pun harus pergi ke toko lain dan Alhamdulillah tempat minum yg kami cari ada di sana.

Dari masalah tempat minum ini saya rasa nduk Ayu anak yg teguh pendiriannya. Hanya mau minum dengan tempat minum yg itu itu saja, tidak mau jika diganti dengan yg lain. Mungkin jika dalam bahasa bakatnya adalah consistency atau konsisten.

#SemuaAnakAdalahBintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad



Senin, 28 Mei 2018

Hari 12 : Bermain prosotan

Prosotan. Itulah yg ada dalam imajinasi nduk Ayu saat bermain di luar melihat jalan dari pintu menuju jalan. Pintu rumah kontrakan kami berjarak 2 meter dari jalan dengan posisi 1 meter lebih tinggi daripada jalan. Jadilah seperti prosotan. Memang sedikit berbahaya entah saya pun tak mengerti apa maksud dari si empunya rumah membuat model seperti ini, tapi sebisa mungkin saya menjaga kebersihannya dari pasir karena sangat mungkin membuat orang yg melewatinya terpeleset. Tapi nduk Ayu suka sekali bermain di sana.

Pagi ini saya dan nduk Ayu bermain di luar. Bermain prosotan ala ala pun tidak terlewatkan. Saya lihat nduk Ayu anak yg cukup berhati-hati. Setiap bermain prosotan dia selalu melepas sandal. Pernah sekali memakai sandal tapi dia meluncur tidak secepat jika tanpa sandal dan saya melihat dia tidak terlalu asyik menikmati. Mungkin dia pernah hampir terpeleset saat berjalan menuju pintu dengan sandal. Saya pun sengaja mengecek memintanya memakai sandal dan akhirnya ditolak mentah-mentah, "emoh, gini aja" kata nduk ayu. Ya sudah, demi keamanan dan kenyamanan kali ini nduk Ayu benar, bermain tanpa sandal. Dari permainan ini saya rasa nduk Ayu juga cukup pintar menganalisa, dia sudah paham konsep sebab akibatnya, jika memakai sandal ada kemungkinan terpeleset sehingga harus berhati-hati dan permainan pun jadi tidak seru, tetapi jika tanpa sandal dia merasa bebas naik turun dan permainan sangat seru. Dan tentu saja dia memilih tanpa sandal. Permainan pun berlanjut sampai akhirnya dia bosan sendiri dan mengajak mencari bapak pucung.

#SemuaAnakAdalahBintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad

Minggu, 27 Mei 2018

Hari 11 : Sadar kebersihan

Seperti biasa, hari Minggu adalah family time di rumah Uti. Kami berangkat ke rumah Uti lagi hari dan pulang ke rumah sore hari. Saya memang tidak memberikan aktivitas khusus untuk nduk Ayu, karena saya pikir dia senang mengeksplor lingkungan baru yg dikunjungi hanya seminggu sekali, selain itu juga nduk Ayu lebih sering menghabiskan waktu bersama Uti. Ya, hari Minggu adalah quality time Uti bersama cucunya.

Nduk Ayu senang sekali berlarian, berjongkok, berguling tanpa alas kaki di halaman rumah Uti yg cukup luas. Walaupun halaman rumah Uti bukan tanah, tapi tetap saja semua baju, celana, kaki dan tangan nduk Ayu kotor. Dia pun terlihat risih dan berkali-kali meminta cuci tangan dan kaki. Saya bergantian dengan Uti menurutinya, karena jika tidak dia akan terjadi merengek meminta cuci tangan dan kaki. Tapi, setiap kali baru saja selesai cuci tangan dan kaki, nduk Ayu langsung meminta turun dan kembali berguling tanpa alas kaki. Sampai tidak terhitung lagi berapa kalu dia cuci tangan dan kaki. Tapi tidak masalah, menurut saya cukup penting mengajarkan kebersihan pada anak, walaupun pada akhirnya anak-anak memang tidak lepas dari kata kotor. Alhamdulillah nduk Ayu anak yg cukup sadar kebersihan.

#SemuaAnakAdalahBintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad



Sabtu, 26 Mei 2018

Hari 10 : Domino warna

Nduk Ayu tiba-tiba sembuh. Ternyata memang alerginya kambuh, tapi entah saya pun lupa apa pemicunya, padahal seharusnya saya perhatikan dan jangan sampai terulang kembali. Tapi alhamdulillah nduk Ayu sudah sembuh hanya dengan 2 kali nebu dan 3 kali minum obat. Tapi saya masih belum mengajaknya bermain keluar. Hari ini kami banyak menghabiskan waktu di dalam rumah. Kali ini saya mengajak nduk Ayu bermain "domino warna". Salah satu permainan yg ada di buku Rumah Main Anak. Dalam buku ini disebutkan bahwa manfaat aktivitas ini adalah sebagai pengenalan warna, melatih daya ingat, kefokusan dan konsentrasi, kemampuan mengurutkan sesuatu serta kemampuan menyelesaikan masalah. Tapi saya tidak berharap banyak karena nduk Ayu belum begitu paham konsep warna, masih sering asal menebak saja. Tapi tidak masalah, kami tetap harus mengisi waktu dengan aktivitas yg bermanfaat.

Permainan dimulai. Saya mengajak nduk Ayu membuat kartu domino warna dari awal. Saya menggunting dan memberi warna dengan crayon, sepertinya nduk Ayu tertarik untuk ikut membantu. Dia pun segera mengambil crayon dan mencoretkannya pada kartu yg masih kosong. Yg saya amati nduk Ayu adalah anak yg cukup teliti. Ternyata dia mengamati setiap yg saya lakukan. Saya mewarnai setiap kartu dengan dua warna crayon. Begitupun yg dia lakukan, dia mencoretkan dua warna crayon pada setiap kartu. Walaupun dia masih asal mencoret, tetapi saya melihat nduk Ayu dengan tertib memberikan dua warna crayon pada setiap kartunya. Good job nduk Ayu, anak yg teliti. Walaupun pada saat bermain saya tidak bisa mendokumentasikan karena sedang detoks gadget untuk nduk Ayu yg beberapa hari terakhir selalu meminta hp jika sedang dipegang ayah ibunya. Tapi tidak masalah, semoga aktivitas yg kami lakukan bisa mengalihkan perhatiannya dari hp.

#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad



Jumat, 25 Mei 2018

Hari 9 : Tetap memakai sandal

Alhamdulillah nduk Ayu sudah membaik. Batuknya pun hanya muncul sesekali saja. Kami mantap untuk mengikuti buka bersama dengan teman-teman mas Jo ke sebuah tempat makan. Sesampainya di sana nduk Ayu berlarian bersama Nahla dan Nafisa, anak dari salah satu teman mas Jo. Ya, mereka terlihat langsung akrab bermain dan melihat ikan bersama di tengah ramainya tempat makan. Di tengah-tengah bermain, nduk Ayu tersadar bahwa Nafisa tidak memakai sandal. Dia pun meminta melepas sandalnya, akhirnya saya turuti. Tidak lama kemudian, dia menghampiri saya sambil berkata, "tantan atek (sandal pakai)". Sepertinya dia risih jika tidak memakai sandal. Saya pun dengan mudah mengajaknya mencuci kaki dan memakai sandal kembali sementara Nafisa masih tetap tanpa sandal. Alhamdulillah nduk Ayu anak yg cukup bersih. Tapi sayang sekali tidak ada dokumentasi karena saya sibuk mengamankan anak-anak yg berlari di tengah ramainya pengunjung tempat makan.

#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad

Kamis, 24 Mei 2018

Hari 8 : Hobi mencuci tangan

Nduk Ayu pilek sejak kemarin, mulai batuk sejak semalam dan hari ini sesak nafasnya pun muncul sudah. Amunisi sudah siap, balsem anak, obat batuk sesak dan nebulizer. Sudah seperti biasanya, memang sejak bulan Januari sesak nafasnya kambuh setiap bulan, bahkan satu bulan kemarin saja sudah 2 dua kali kambuh. Baiklah, rencana saya memperbanyak aktivitas di dalam rumah, karena di luar cuaca cukup panas dan debu bertebaran. Tapi melihat teman-temannya bermain di luar akhirnya saya mengajaknya bermain sebentar di luar, dia pun terlihat senang berlarian bersama teman-temannya dan sedikit melupakan sakitnya. Sampai adzan dhuhur sepertinya dia sudah lelah, dia pun mengajak pulang, padahal biasanya saya harus merayunya dengan segala cara agar mau pulang.

Sampai di rumah, saya mengajaknya mencuci kaki dan tangan. Itulah yg saya biasakan setiap nduk Ayu setelah bermain di luar, karena saat bermain di luar dia hampir tidak lupa bermain pasir. Kemudian saya menuruti apa saja yg dia ingin mainkan. Ternyata nduk Ayu kali ini sedang ingin mewarnai. Crayon pun segera diambilnya, tapi ternyata nduk Ayu memegang potongan crayon yg patah. Dia merasa aneh dengan tangannya, seperti rasa lengket dan risih, seperti itulah ekspresinya. "Cuci ayan (cuci tangan)", nduk Ayu meminta saya menemaninya mencuci tangan. Tapi karena efek lelah, saya pun tergoda untuk tidak menurutinya, saya menawarinya untuk mengelap dengan tisu basah. Ternyata tawaran saya ditolak mentah-mentah, dia merengek meminta cuci tangan. Baiklah, akhirnya saya menurutinya. Setelah saya renungkan ternyata begitulah yg terjadi setiap hari, setiap kali nduk Ayu merasa ada yg aneh dengan tangannya, misalnya saat tidak sengaja tangannya memegang nasi, terkena minyak setelah makan telur goreng atau saat tidak sengaja memegang mainannya yg kotor, dia langsung meminta cuci tangan. Alhamdulillah nduk Ayu anak yg suka kebersihan dan mencuci tangan adalah hobinya.

#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad


Selasa, 22 Mei 2018

Hari 7 : Busy with busy book

Tiga minggu yg lalu kami bersilaturahmi ke rumah tante Santi, sahabat mas Jo yg seorang produsen busy book. Niat hati ingin ikut PO, tapi nduk Ayu malah diberi secara gratis. Alhamdulillah, semoga usaha tante Santi semakin lancar, aamiin. Yey.. saatnya bermain.

Setelah takziah ke tetangga, saya mengajak nduk Ayu bermain busy book, agar membuatnya sibuk dan tidak mengajak bermain keluar. Sudah beberapa kali mencoba, dan kali ini mecoba lagi. Nduk Ayu terlihat sangat fokus. Saya menemaninya bermain, lumayan untuk beristirahat di rumah karena di luar cukup panas jika harus mengejar nduk Ayu yg berlarian di jalan. Dia memainkan setiap halamannya, karena memang buku aktivitas ini sangat pas di usianya. Bagian yg paling disukainya adalah pada halaman membuka tutup resleting baju. Tibalah sampai di halaman terakhir bagian memetik apel. Saya mengamati nduk Ayu menata apel-apel yg dia petik di satu tempat sehingga tidak berantakan. Hal ini memudahkan untuk saya ketika mengajaknya membereskan, karena potongan apel ini cukup kecil hingga mudah terselip. Ternyata begitu juga dengan potongan-potongan yg lain. Nduk Ayu meletakkan nya menjadi satu dan tidak menghamburkannya. Alhamdulillah nduk Ayu anak yg cukup rapi.

#SemuaAnakAdalah Bintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang3
#GameLevel7
#SOGAsquad






Wallpaper Unicorn Galaxy

  Wallpaper Unicorn Galaxy Wallpaper Unicorn Galaxy is for Unicorn’s lovers. So many cute, awsome and amazing wallpapers you can use, and ...