Selasa, 10 Juli 2018

Hari 6 : Jajan bakso tusuk

"Teet teet teet teet teet.." suara penjual bakso tusuk sudah terdengar dari jauh. Nduk Ayu di dalam rumah pun langsung menghampiri saya,
Ayu : "Mau. Ayu mau"
Saya : "Mau apa?"
Ayu : "Bakco ucuk" (Bakso tusuk)
Saya : "Ya, boleh. Yuk keluar, ini uangnya nanti dikasih ke yg jual ya"

Bakso tusuk pun sudah dibeli dan nduk Ayu memberikan uang kepada penjualnya. Kami kembali masuk ke dalam rumah sambil menunggu bakso tusuk yg masih panas, saya jelaskan sedikit tentang konsep transaksi. Bahwa jika membeli sesuatu nduk Ayu harus menukarnya dengan uang. Nduk Ayu mendapatkan bakso tusuk, dan uangnya diberikan kepada penjualnya.

#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial


Hari 5 : Celengan singa

Kami sering bermain di rumah beberapa hari ini. Karena teman bermain di luar biasanya mbak Dela, tapi sudah seminggu mbak Dela mudik ke rumah simbahnya. Sepertinya membuat nduk Ayu juga tidak begitu tertarik bermain di luar. Hanya terkadang meminta keluar pun sebatas bermain di depan rumah. Padahal biasanya bisa berlarian keliling kampung kalau bersama mbak Dela. Baiklah, tidak masalah, kali ini bermain di dalam rumah dulu.

Ketika saya sedang merekap pengeluaran hari ini, di dompet ada koin seribuan dan lima ratusan sisa kembalian. Saya memang mengalokasikan koin tersebut ke dalam celengan. Ini celengan kedua, berbentuk singa. Sebelumnya celengan ayam berisi koin seribuan dan limaratusan sudah penuh dan dibuka lumayan hampir empat ratus ribu. Sudah lama memang saya membiasakan nduk Ayu dengan celengannya, ketika saya selesai merekap memang tugas nduk Ayu memasukkan koin ke dalam celengan. "Ni nduk, singa nya dikasih maem ya, maemnya uang koin". Dia pun dengan senang hati memasukkan koin ke dalam celengan singanya. Tapi saya memang belum memberinya pengertian dan memang belum berencana untuk apa celengan ini nantinya. Setidaknya sedikit memperkenalkan tentang menabung dengan memasukkan koin ke dalam celengan.

#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial



Hari 4 : Berdoa untuk ayah

Hari full di rumah. Beristirahat karena nduk Ayu juga terlihat mulai tumbang sepertinya kelelahan bermain bersama mbak Arsy. Tapi tidak masalah, saya tidak lagi panik menghadapinya karena sudah beberapa kali saya berhasil mencegah sesak nafasnya kambuh. Apalagi saat ini hanya saya dan nduk Ayu di rumah karena mas Jo sedang melaksanakan tugas menjadi panitia pelatihan dari Dekopin dan harus menginap di hotel selama 4 hari. Kadang mungkin nduk Ayu merindukan ayahnya, saat sedang bermain sesekali dia melihat saya sambil berkata, "ayah joan". Saya pun menjawab, " Ayah kerja nduk, cari uang. Kan selain berdoa juga harus bekerja, berusaha mencari jalan rezeki dari Allah. Biar nanti ayah pulang bisa beli maem sama beli susu buat nduk Ayu. Kita doakan yuk, semoga Ayah mendapatkan rezeki yg berkah. Aamiin."

#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial



Hari 3 : Makan jagung rebus

Yey, alhamdulillah pagi ini saya ke warung dan ternyata ada jagung yg diinginkan nduk Ayu kemarin. Segera saya membelinya dan  merebusnya. Nduk Ayu terlihat senang saat ada sepiring jagung dihadapannya. Sambil memipil jagung saya pun menjelaskan pada nduk Ayu, " Ni jagungnya udah ada, kemarin nduk Ayu minta jagung kan, terus berdoa sama Allah kan, alhamdulillah dikabulkan sama Allah, sekarang nduk Ayu bisa makan jagung. Besok kalau pengen apa-apa lagi berdoa minta sama Allah ya." Dia pun hanya mengangguk sambil makan jagung dengan lahapnya.

#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial


Hari 2 : Rezeki dari Allah

Libur telah selesai. Hari ini agenda kami mengantarkan mbak Arsy yg akan pulang ke Serang. Saya, nduk Ayu dan Uti yg berangkat karena Mas Jo bekerja. Siang hari ketika menanti jemputan Uti, tiba-tiba nduk Ayu meminta jagung. Dia menatap saya sambil berkata, "maem adung (maem jagung)". Saya memang cukup sering memberinya jagung manis rebus untuk camilan. Tapi tergantung juga, kalau di warung tidak ada jagung atau saya lihat nduk Ayu mulai bosan saya tidak merebuskan jagung untuknya. Tapi kali ini tiba-tiba dia meminta dan kebetulan memang sudah beberapa hari di warung tidak ada jagung. Akhirnya saya menjawabnya dengan sedikit memberi pengertian bahwa rezeki dari Allah. "Minta sama Allah yuk nduk, Ayu kalau pengen apa-apa minta sama Allah ya, kalau sekarang Ayu pengen jagung berdoa ya, semoga nanti atau besok Ayu bisa maem jagung."

Dia menatap saya sedikit kebingungan. Ya baru pertama kali ini saya mencobanya, dan insyaAllah selanjutnya itulah jawaban saya ketika menghadapi nduk Ayu yg sedang meminta sesuatu. Semoga besok di warung ada jagung dan saya bisa merebuskan untuknya agar dia mengerti bahwa doanya dikabulkan oleh Allah.

#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial


Kamis, 28 Juni 2018

Hari 1 : Target mengelola jajan

Alhamdulillah sudah masuk game level 8 dengan teman "Mendidik anak cerdas finansial sejak dini". Sebenarnya saya merasa penting juga untuk saya pribadi. Tapi alhamdulillah dari awal menikah saya sudah rutin menulis rekap pemasukan-pengeluaran setiap hari dan sudah sampai pada buku ke-4. Mudah bagi saya, karena saya tidak bekerja, pemasukan dari mas Jo dan kebetulan mas Jo tidak bergaji bulanan, jadi inilah alasan kuat yg menurut saya penting agar saya konsisten. Agar kami tahu seberapa besar pemasukan-pengeluaran setiap bulannya. Setiap akhir bulan kami pun melakukan evaluasi, saya melaporkan berapa pemasukan bulan ini apakah lebih besar atau lebih sedikit daripada bulan kemarin dan untuk apa pengeluaran terbanyak. Ya, untuk perekapan sudah lumayan, tapi untuk budgeting sepertinya masih nol besar karena beberapa hal. PR besar bagi kami nanti ketika nduk Ayu sudah memasuki usia sekolah. Bismillah, semoga dilancarkan rejeki kami. Aamiin.

Dan akhirnya partner game kali ini tetap nduk Ayu. Nduk Ayu di usianya yg 25 bulan ini sudah mulai mengenal kata jajan. Awalnya karena ketika dia sedang bermain dengan temannya di luar tiba-tiba lewat di depan warung, temannya meminta jajan pada ibunya, begitupun nduk Ayu. Sampai akhirnya saat sedang bermain sendiri pun ketika ingat jajan dia pun memintanya. Ditambah lagi saat sedang mudik kemarin. Saudaranya bermain sambil membawa jajan dan nduk Ayu pun ikut-ikutan. Saat mudik terlihat nduk Ayu sedang asyik bermain ayunan sambil menikmati jajannya. Sebenarnya saya tidak mempermasalahkan jajan, asalkan tidak berlebihan dan harus dipastikan nduk Ayu membeli jajan yg pasti dia makan, karena kalau tidak akan mubadzir seperti saat bulan puasa kemarin nduk Ayu banyak membeli jajan yg akhirnya tidak dimakan sedangkan saya puasa dan tidak bisa menghabiskannya. Itulah yg harus tetap saya kontrol. Selama setelah mudik ini, ketika nduk Ayu mulai meminta jajan saya mengecohnya dengan mengatakan bahwa warungnya sedang tutup, boleh jajan nanti jika sudah buka lagi. Nduk Ayu menurut, lupa jajan dan melanjutkan bermain lagi. Dengan game ini, saya bertekad untuk fokus mengelola jajan nduk Ayu, maksimal 2 kali boleh jajan ke warung, dengan nominal maksimal 3.000 sekali jajan, maksimal 2 kali boleh jajanan keliling(misal bakso tusuk, siomay, sate), mengajarkan konsep uang dengan transaksi jajan serta mengajarkan bahwa rejeki adalah semata-mata dari Allah. Bismillah semoga target tercapai, insyaAllah dimulai besok karena hari ini kami kondangan dan nduk Ayu tidak minta jajan hari ini.

#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial



Sabtu, 09 Juni 2018

Aliran rasa game level 7

Alhamdulillah selesai sudah tantangan level 7 dengan tema "semua anak adalah bintang" ini. Di tantangan kali ini saya berhasil menuliskan 13 hari hasil pengamatan. Hikmah dari tantangan ini adalah saya benar-benar bisa fokus dengan kelebihan nduk Ayu. Di tengah kerewelannya yg sedang proses disapih kemarin, saya memberinya beberapa aktivitas sebagai pengalihan, dan pada aktivitas tersebut saya mengamati bahwa nduk Ayu juga memiliki beberapa kelebihan. Sesuai dengan nama yg saya dan mas Jo sematkan pada nduk Ayu, Ayunindya berarti "gadis cantik yg memiliki kelebihan". Saya berharap bisa terus menemaninya, mengetahui kelebihannya dan kemudian mengarahkan bakatnya.

Sejujurnya saya memang belum begitu mengerti mengartikan bahasa bakat. Jadi yg saya lakukan sementara adalah mencatat kelebihan nduk Ayu versi saya. Dari beberapa aktivitas yg telah kami lakukan, kelebihan nduk Ayu adalah dia anak yg  bersih, rapi, disiplin, detail, suka berbagi, memiliki kemampuan analisis yg tinggi dan teguh pendirian. Tetapi dari pengamatan saya, kelebihan nduk Ayu yg paling sering muncul adalah bersih, rapi dan disiplin.


Wallpaper Unicorn Galaxy

  Wallpaper Unicorn Galaxy Wallpaper Unicorn Galaxy is for Unicorn’s lovers. So many cute, awsome and amazing wallpapers you can use, and ...